table matric
cerita pengalaman ku
follow my instagram: maulidariskii
Senin, 18 November 2019
Kamis, 31 Oktober 2019
Selasa, 16 Oktober 2018
hallo temen-temen perkenalkan nama aku maulidatul rizky umurku 18 tahun aku lahir di kota prabumulih 1 juli 1999. di blog aku yang pertama ini aku bakalan ceritain pengalaman ku menjadi seorang perempuan yang mempunyai penyakit skoliosi. kalian udah tau dong pasti nya skoliosis itu apa? skoliosis adalah kelainan pada rangka tubuh yang berupa kelengkungan tulang belakang. Sebanyak 75-85% kasus skoliosis merupakan idiofatik, yaitu kelainan yang tidak diketahui penyebabnya.
iya aku punya penyakit itu, dan aku gak tau mau memulai cerita ini dari mana yang jelas waktu aku masih SD aku sekolah di SD 1YPS kota prabumulih, waktu itu aku punya guru olahraga yang sangat dekat dengan ku nama nya pak refi, aku gak begitu ingat pada saat itu bahwa aku sangat aktif di bidang olahraga. hampir semua bidang olahraga aku bisa, tapi hampir ya dan yang paling aku sukai pada saat aku masih disekolah dasar adalah lomba lari dan kayang. hampir setiap hari aku kayang dan hari minggu pun aku kayang dirumah gak jelas gitu..
setelah nya aku jadi gak terlalu aktif lagi di bidang itu apalagi pada saat aku mulai naik ke sekolah menengah pertama, aku mengikuti ekstrakulikuler merching band dan aku memegang alat snurt drum, aku suka sekali sampe-sampe waktu ada karnaval di kota aku itu, aku di ajak dan jadi pemain marching band nya. selama itu yang ku ketahui tidak ada rasa sakit yang alami atau tanda-tanda aku sakit, karena memang aku di kenal oleh orang tua itu sebagai "anak perempuan mama yang paling berani dan paling kuat sendiri" iya karena aku anak sendiri perempuan dan anak bungsu.
waktu aku naik kelas 8 baru kelihatan bahwa aku sering sakit-sakit tan dan mudah capek hasil nya aku sering pingsan pada saat upacara dan di situlah aku sering luka di kening aku karena aku sering pingsan dan kening ku kena lapangan yang sebagian masih pasir-pasir batu kecil itu. disana aku sering di gendong sama guru pengawal selama itu juga aku belom menyadari bahwa aku skoliosis. naik lagi ke kelas 9 SMP waktu itu pagi aku mau pasang sepatu di kaki ku dan mama ku melihat punggung ku nyendol sebelah kiri dan pada saat itu juga mama ku pegang punggung ku dan itu sangat aneh. setelah itu aku di bawah mama aku ke salah satu rumah sakit yang ada di prabumulih. dan dokter bilang aku mengidap penyakit skoliosis atau kelainan tulang belakang .
padahal dari aku kelas 7 smp temen-temen aku udah menyadari bahwa cara aku berjalan itu miring. setelah aku mengetahuinya aku berubah menjadi pribadi yang agak pendiam dan suka minder sama orang lain karena aku merasa aku itu berbeda dari orang lain aku bukan manusi normal dan aku sempat males untuk berteman sama siapa -siapa hasil nya aku penyendiri. selama aku berobat waktu kelas 9 smp, sampai-sampai aku di rujuk ke rumah sakit palembang karena aku membutuhkan alat khusus untuk membuat brace alat bantu untuk membuat tulang aku lurus seperti semulah. tapi dokter pernah bilang orang yang mengidap skoliosis 99% tidak akan balik ke tulang yang sempurna. derajat skoliosis ku yang paling parah adalah 40 derajat yahh karena itulah teman ku bisa melihat kalo aku berjalan miring.
waktu pun berlalu aku naik kelas 10 SMA. di situ aku agak sedikit malu karena mau pakek brace di sekolah karena pakek nya itu sangat tidak enak dan sangat menggangu segala aktivitas aku, bahkan aku pakek baju pun brace nya tetep kelihatan . di situ aku gak pernah pakek brace aku lagi karena juga skoliosis aku agak sedikit membaik lah kalo di bilang walaupun belum sempurna. selama itu tidur ku selalu terlentang, duduk ku harus tegap, aku harus biasa kan tegap sepanjang hari. aku banyak-banyak makan pisang aku juga banyak minum susu walaupun dari aku TK pun emang setiap pagi dan malam sudah di biasakan oleh mama aku untuk minum susu.
selama itu aku terapkan sampai sekarang alhamdulilah skoliosis ku semakin membaik dan gak keliatan miring lagi kalau berjalan. aku sekarang kuliah semester 3 jurusan teknik komputer di universitas sriwijaya palembang. walaupun begitu aku senang bisa menjadi diri aku yang sekarang aku tetap bersyukur bisa melewati masa itu. aku semangat karena aku mempunyai keluarga yang sangat sayang kepada ku.
iya aku punya penyakit itu, dan aku gak tau mau memulai cerita ini dari mana yang jelas waktu aku masih SD aku sekolah di SD 1YPS kota prabumulih, waktu itu aku punya guru olahraga yang sangat dekat dengan ku nama nya pak refi, aku gak begitu ingat pada saat itu bahwa aku sangat aktif di bidang olahraga. hampir semua bidang olahraga aku bisa, tapi hampir ya dan yang paling aku sukai pada saat aku masih disekolah dasar adalah lomba lari dan kayang. hampir setiap hari aku kayang dan hari minggu pun aku kayang dirumah gak jelas gitu..
setelah nya aku jadi gak terlalu aktif lagi di bidang itu apalagi pada saat aku mulai naik ke sekolah menengah pertama, aku mengikuti ekstrakulikuler merching band dan aku memegang alat snurt drum, aku suka sekali sampe-sampe waktu ada karnaval di kota aku itu, aku di ajak dan jadi pemain marching band nya. selama itu yang ku ketahui tidak ada rasa sakit yang alami atau tanda-tanda aku sakit, karena memang aku di kenal oleh orang tua itu sebagai "anak perempuan mama yang paling berani dan paling kuat sendiri" iya karena aku anak sendiri perempuan dan anak bungsu.
waktu aku naik kelas 8 baru kelihatan bahwa aku sering sakit-sakit tan dan mudah capek hasil nya aku sering pingsan pada saat upacara dan di situlah aku sering luka di kening aku karena aku sering pingsan dan kening ku kena lapangan yang sebagian masih pasir-pasir batu kecil itu. disana aku sering di gendong sama guru pengawal selama itu juga aku belom menyadari bahwa aku skoliosis. naik lagi ke kelas 9 SMP waktu itu pagi aku mau pasang sepatu di kaki ku dan mama ku melihat punggung ku nyendol sebelah kiri dan pada saat itu juga mama ku pegang punggung ku dan itu sangat aneh. setelah itu aku di bawah mama aku ke salah satu rumah sakit yang ada di prabumulih. dan dokter bilang aku mengidap penyakit skoliosis atau kelainan tulang belakang .
padahal dari aku kelas 7 smp temen-temen aku udah menyadari bahwa cara aku berjalan itu miring. setelah aku mengetahuinya aku berubah menjadi pribadi yang agak pendiam dan suka minder sama orang lain karena aku merasa aku itu berbeda dari orang lain aku bukan manusi normal dan aku sempat males untuk berteman sama siapa -siapa hasil nya aku penyendiri. selama aku berobat waktu kelas 9 smp, sampai-sampai aku di rujuk ke rumah sakit palembang karena aku membutuhkan alat khusus untuk membuat brace alat bantu untuk membuat tulang aku lurus seperti semulah. tapi dokter pernah bilang orang yang mengidap skoliosis 99% tidak akan balik ke tulang yang sempurna. derajat skoliosis ku yang paling parah adalah 40 derajat yahh karena itulah teman ku bisa melihat kalo aku berjalan miring.
waktu pun berlalu aku naik kelas 10 SMA. di situ aku agak sedikit malu karena mau pakek brace di sekolah karena pakek nya itu sangat tidak enak dan sangat menggangu segala aktivitas aku, bahkan aku pakek baju pun brace nya tetep kelihatan . di situ aku gak pernah pakek brace aku lagi karena juga skoliosis aku agak sedikit membaik lah kalo di bilang walaupun belum sempurna. selama itu tidur ku selalu terlentang, duduk ku harus tegap, aku harus biasa kan tegap sepanjang hari. aku banyak-banyak makan pisang aku juga banyak minum susu walaupun dari aku TK pun emang setiap pagi dan malam sudah di biasakan oleh mama aku untuk minum susu.
selama itu aku terapkan sampai sekarang alhamdulilah skoliosis ku semakin membaik dan gak keliatan miring lagi kalau berjalan. aku sekarang kuliah semester 3 jurusan teknik komputer di universitas sriwijaya palembang. walaupun begitu aku senang bisa menjadi diri aku yang sekarang aku tetap bersyukur bisa melewati masa itu. aku semangat karena aku mempunyai keluarga yang sangat sayang kepada ku.
"apapun rintangan dan sebesar apapun masalah tetap lah maju dan jangan pernah menyerah, karena setiap orang mempunyai cerita nya masing-masing"
Langganan:
Postingan (Atom)
